5 Kiat Menetapkan Tujuan & Mencapainya 28 May 2020 – Posted in: Bagi Pengalaman, Ide, Inspirasi – Tags: , ,

By: Betti Alisjahbana

Tujuan (Goals) yang jelas membuat kerja kita lebih terarah dan fokus. Menetapkan tujuan yang jelas membuat kita seperti duduk di kursi pengemudi, memberikan kemampuan untuk menentukan ke arah mana kita akan membawa diri/organisasi kita.

Tujuan juga penting untuk mengukur keberhasilan. Sukses bisa dicapai bila tujuan yang ditetapkan jelas dan terukur, serta kita all-out mencapainya. Karenanya penting untuk tahu cara menetapkan tujuan dan mencapai tujuan tersebut.

Berikut ini adalah 5 langkah untuk menetapkan tujuan agar efektif dan berhasil dilaksanakan.

1. Selaraskan dengan gambar besarnya

Visi adalah gambar besar tentang arah yang ingin dituju. Visi bersifat jangka panjang. Untuk mencapai visi dibutuhkan strategi. Tujuan (goal) adalah hal-hal yang perlu dicapai didalam menjalankan strategi. Didalam menetapkan tujuan, pastikan gambar besarnya dipahami dulu dan pastikan tujuan yang kita buat selaras dengan strategi dan gambar besar tersebut. Gambar besar dalam organisasi adalah visi organisasi, sementara kehidupan pribadi, gambar besar ini adalah visi pribadi.
Pastikan tujuan yang kita tetapkan adalah hal-hal yang apabila tercapai memberikan dampak yang besar pada gambar besar tersebut. Selain berdampak pada gambar besar, tujuan juga perlu fokus, jadi tujuan yang kita buat jangan terlalu banyak agar kita punya waktu yang cukup untuk merealisasikannya. Fokuskan tujuan pada hal-hal yang memberikan dampak besar pada gambar besar tadi.
Merealisasikan tujuan membutuhkan komitmen dan karenanya kita harus yakin bahwa tujuan ini selaras dengan gambar besar organisasi atau kehidupan pribadi kita.
Saya ambil contoh Visi IKEA : To create a better everyday life for the many people. Maka tujuan yang dibuat oleh para direksi manajemen dan pegawai Ikea harus selaras dengan membuat kehidupan sehari-hari banyak orang menjadi lebih baik.
Saya ambil contoh visi pribadi : Senantiasa mengembangkan dan mendarmabaktikan segenap kemampuan untuk keluarga dan masyarakat. Maka tujuan-tujuan yang ditetapkan harus selaras dengan mengembangkan kemampuan dan mendarmabaktikannya untuk keluarga dan masyarakat.

2. Tetapkan Tujuan dengan SMART

S : Specific / Spesifik
M : Measurable /Terukur
A : Achievable / Dapat dicapai
R : Relevant / Relevan
T : Time Bound / Terikat dengan waktu

Buat Tujuan yang spesifik
Tujuan harus jelas dan didefinisikan dengan baik, Tujuan yang hanya mengambang atau terlalu umum kurang membantu kita didalam memberikan arah. Padahal kegunaan dari tujuan adalah untuk menunjukkan arah agar bisa sampai ke tujuan.

Buat Tujuan yang Terukur
Cantumkan ukuran sukses pada tujuan kita, seperti jumlah, waktu, sehingga kita bisa mengukur capaiannya. Bila tujuan organisasi adalah : Meningkatkan penetrasi produk di segmen UKM, tanpa kriteria yang lebih spesifik seperti berapa persen dan dalam kurun waktu berapa lama, maka kita sulit membuat rencana kerja dan mencapai keberhasilan. Untuk tujuan pribadi contohnya adalah : Menyelesaikan sertifikasi coaching level PCC pada bulan Desember 2021.
Sesuatu yang bisa diukur bisa dikelola dengan lebih baik. Ketika masih jauh dari target kita bisa memikirkan cara-cara lain untuk mencapainya, dan ketika berhasil mencapai targetnya kita bisa merayakannya.

Buat Tujuan yang menantang tetapi bisa dicapai
Tujuan yang tidak bisa dicapai akan membuat patah semangat. Tujuan yang terlalu mudah dicapai membuat kita menjadi santai dan berikutnya jadi takut memasang target yang tinggi karena takut tidak tercapai. Tujuan yang menantang tetapi bisa dicapai adalah keseimbangan yang diperlukan. Ini adalah tujuan yang ada di atas kemampuan kita, sehingga kita harus menaikkan standar untuk mencapainya, sehingga ketika tercapai memberikan kepuasan tersendiri.

Buat Tujuan yang Relevan
Untuk organisasi, tujuan yang dibuat harus relevan dengan visi dan strategi organisasi. Untuk pribadi, tujuan yang dibuat harus selaras dengan apa yang ingin dicapai dalam hidup dan karir.

Buat Tujuan yang jelas batasan waktunya.
Tujuan kita harus punya tenggat waktu. Ketika bekerja dengan tenggat waktu, sense of urgency akan meningkat dan biasanya hasilnya bisa tercapai lebih cepat.

3. Tulis dan Komunikasikan

Menuliskan tujuan membuatnya menjadi nyata, bisa dilihat dan bisa dirasakan. Sehingga kita tidak punya alasan untuk lupa. Buat kalimat yang positif pada tujuan tersebut. Contohnya kalimat :
“Mengurangi keterlambatan pengiriman menjadi 5 %” diganti menjadi “Meningkatkan pengiriman tepat waktu menjadi 95%”. Dengan cara ini yang kita kejar adalah ketepatan waktu pengiriman.
Pasang tujuan di tempat-tempat yang mudah terlihat. Mengkomunikasikan tujuan kepada pihak lain akan meningkatkan akuntabilitas serta dukungan.

4. Buat Rencana

Bagian yang penting dari menetapkan tujuan adalah membuat rencana kerja. Rencana kerja membantu kita lebih fokus serta membantu memprioritaskan waktu dan sumberdaya untuk melaksanakannya. Dengan demikian kemungkinan untuk berhasil menjadi lebih besar.

5. Tetap teguh menghadapi tantangan

Menetapkan tujuan dan merealisasikan adalah sebuah proses yang butuh konsistensi. Buatlah pengingat untuk menjaga agar tetap sesuai jadwal. Jadwalkan waktu untuk melakukan reviu tujuan dan capaiannya secara teratur. Rencana kerja kadang kala perlu diperbaiki disana-sini sebagai tindak lanjut dari reviu. Ketika dihadapkan pada masalah jangan surut, pelajari apa akar masalahnya dan cari jalan keluarnya. Perkuat motivasi dan mental kita dengan mengaitkannya dengan gambar besar, mengapa kita menetapkan tujuan ini. Tantangan-tantangan yang dihadapi akan membuat kita lebih terlatih dan lebih kuat.

Menetapkan tujuan dengan berpatokan pada gambar besar, lalu membuat rencana kerja dan melaksanakannya secara konsisten adalah merencanakan sebuah keberhasilan. Selamat menetapkan tujuan dan mencapai keberhasilan.

Salam hangat penuh semangat