5 Kiat Untuk Kesan Pertama Terbaik 1 July 2020 – Posted in: Bagi Pengalaman, Ide, Inspirasi, Tips – Tags: , ,

By: Betti Alisjahbana

Ketika kita mengadiri suatu acara untuk membangun jejaring, atau interview pekerjaan, atau presentasi di hadapan calon investor, bila Anda tidak mendapatkan kesan pertama yang baik, yang lainnya menjadi tidak berarti.

Dalam kurun waktu 25 tahun lebih karir manajemen saya, ratusan orang telah saya pilih secara khusus untuk bergabung dalam tim kami, demikian pula belakangan ini saya sering diminta untuk duduk di berbagai panitia seleksi pimpinan berbagai lembaga. Di hampir semua wawancara baik tatap muka atau melalui video conference, pada 5 menit pertama pertemuan saya selalu sudah mempunyai kesan tertentu yang sangat mempengaruhi penilaian.

Ternyata saya tidak sendiri. Studi menunjukkan bahwa umumnya orang memutuskan pendapatnya tentang kita dalam waktu kurang dari 4 menit waktu pertemuan.

Membuat kesan pertama yang baik sangat penting dalam membina hubungan dengan orang lain. Dalam jejaring bisnis, kesan pertama yang positif adalah awal yang penting dalam membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan, yang akan membantu bisnis dan membuatnya sukses. Sayangnya banyak orang yang tidak sadar akan pentingnya kesan pertama ini.

Kita semua pernah pertemu orang yang langsung kita sukai sehingga kita ingin tau lebih banyak dan ingin berbisnis dengannya. Biasanya orang-orang ini memiliki beberapa hal yang membuat kesan pertamanya mengesankan. Beberapa kiat agar kesan pertama kita mengesankan adalah :

1. Evaluasi Diri

Sebelum membenahi kesan pertama ini, sebaiknya secara jujur kita melakukan evaluasi diri, kesan pertama seperti apa yang timbul ketika orang bertemu Anda untuk pertama kalinya ?
Percaya diri atau Pemalu ?
Ramah atau Angkuh ?
Cerdas atau Aneh ?
Profesional atau Santai ?
Bisa Dipercaya atau Meragukan ?
Hangat atau Acuh ?
Apakah kesan pertamanya lebih banyak positifnya ? Penting untuk kita ketahui dimana kita saat ini untuk bergerak ke arah yang kita inginkan.

2. Tentukan kesan seperti apa yang diinginkan

Anda tentunya tidak ingin memberikan impresi yang tidak otentik tentang diri Anda, karena banyak orang akan segera bisa merasakan bila kita berpura-pura. Meskipun demikian tentunya Anda ingin orang melihat sisi terbaik dari diri Anda. Oleh karenanya tentukan kesan baik seperti apa yang Anda inginkan. Sebelum Anda menghadiri suatu peristiwa penting, tentukan dulu kesan pertama ideal seperti apa yang Anda inginkan. Saya ingin mereka melihat saya sebagai ………..

3. Perhatikan Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh sangat mempengaruhi kesan pertama. Dalam sebuah studi mengenai komunikasi, psikolog bernama Albern Mehrabian menemukan bahwa tujuh persen dari setiap pesan tentang perasaan dan sikap datang dari kata-kata yang kita gunakan, 38 persen dari suara dan 55 persen dari kesan visual yang meliputi ekspresi muka, cara berpakaian dan bahasa tubuh. Bahkan ketika kata-kata kita berbeda dengan bahasa tubuh kita, lawan bicara kita akan memberikan bobot yang lebih besar pada pesan yang disampaikan oleh bahasa non verbal.

Beberapa bahasa tubuh yang memberikan kesan positif, seperti dapat diandalkan, percaya diri dan bertanggung jawab, diantaranya adalah : jabat tangan yang erat, posisi tubuh yang tegak dan kontak mata. Untuk menampilkan kesan positif secara natural sehingga tidak terkesan dibuat-buat, memang bahasa tubuh itu datangnya harus dari dalam. Dengan persiapan yang baik Anda akan lebih percaya diri, dan itu akan tercermin dalam bahasa tubuh. Dengan demikian penampilan, bahasa tubuh dan kata-kata yang Anda ucapkan saling mendukung dan memberikan impresi kuat yang sangat meyakinkan

4. Perhatikan Penampilan Anda

Pemberi kerja umumnya percaya bahwa bila Anda merawat diri dengan baik, maka kemungkinan besar Anda pun akan merawat pekerjaan dengan baik. Kita semua tau bahwa isi lebih penting dari penampilan, tapi riset menunjukkan bahwa orang-orang yang tampil menarik memberikan kesan lebih pandai, disukai dan kredibel.

Meskipun beberapa fitur dari badan bukan dalam kontrol Anda, tetapi Anda punya kontrol total atas pakaian dan perawatan badan. Pakaian Anda mempunyai pengaruh yang sangat besar pada impresi pertama, karena sebagian besar dari badan Anda tertutup pakaian. Perawatan tubuh, style rambut dan hal-hal lain di leher keatas juga sangat berpengaruh pada bagaimana Anda dilihat.

Perhatikan perawatan dan penampilan personal Anda. Yakinkan bahwa penampilan Anda sesuai dengan image yang ingin Anda tampilkan. Banyak orang tidak sadar pentingnya menampilkan diri dengan profesional. Seorang teman berumur 32 tahun telah 8 tahun bekerja sebagai staf administrasi di sebuah kantor akuntan yang besar. Ketika manajernya pensiun tahun lalu, ia berharap untuk bisa menggantikannya. Namun ternyata orang lain yang dipilih untuk posisi itu. Direktur personalia memberikan masukan padanya bahwa penampilannya tidak pas untuk seorang manajer. Ia disarankan untuk memakai pakaian yang tidak kekanak-kanakan.

Di kantor, cara kita berpakaian harus memberikan kesan bahwa kita kompeten, dapat diandalkan dan berwibawa. Berpakaianlah sesuai dengan pekerjaan yang kita inginkan, bukan sesuai dengan pekerjaan kita sekarang. Tampilah dengan bersih, rapih dan terawat. Pakailah pakaian dan sepatu dengan ukuran sesuai dengan badan kita . Pilihlah potongan pakaian yang memperkuat bagian-bagian yang bagus dari badan kita dan menyamarkan kekurangan kita. Pilihlah warna-warna yang serasi dengan asesori yang sesuai. Ingatlah bahwa tampil baik tidak harus mahal. Kita tetap dapat tampil baik dengan pakaian yang tidak mahal sepanjang warna, jenis bahan dan potongannya sesuai dengan postur tubuh kita

5. Kuasai Seni Komunikasi

Semua orang yang kelihatan nyaman berada di antara orang-orang yang baru ditemui baik dalam lingkungan pergaulan sosial maupun bisnis sebetulnya melakukan persiapan yang diperlukan sehingga bisa tampak seperti itu. Membaca majalah berita mingguan dan paling tidak satu koran harian diperlukan.

Selain itu, Anda perlu mendalami paling tidak satu bidang yang menjadi minat Anda, sehingga Anda bisa bercerita tentang minat Anda ini dengan menarik, penuh energi dan dilengkapi dengan detil-detil ditempat yang perlu.

Dengan modal pengetahuan tentang berita-berita terkini dan minat yang Anda dalami, Anda akan lebih mudah memulai dan terlibat dalam topik pembicaraan yang menarik. Ajukan beberapa pertanyaan. Biasanya orang merasa canggung setelah diperkenalkan. Hampir semua orang suka ditanyai, jadi jangan ragu-ragu untuk memulai.

Perhatikan cara Anda berbicara. Upayakan agar suara Anda terdengar santai, penuh energi dan percaya diri. Kalau ingin tau bagaimana cara Anda berbicara, Anda bisa merekamnya, lalu Anda perbaiki bila Anda terdengar ragu-ragu, lemah atau memelas.

Anda perlu membuka dan menutup pembicaraan dalam nada positif. Misalnya saja bila Anda telah mempelajari laporan tahunan perusahaan, beri komentar pada kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh perusahaan tersebut. Atau komentari aktifitas perusahaan yang menarik perhatian Anda. Ketika hendak meninggalkan ruangan, simpulkan kenapa Anda adalah kandidat yang cocok untuk pekerjaan yang Anda lamar dan sampaikan terima kasih atas kesempatan interviu yang telah diberikan

Menangkan Momen Empat Menit Pertama
Keberhasilan memproyeksikan sukses akan mendatangkan sukses. Kita harus memanfaatkan momen penting empat menit pertama. Tampil sebaik mungkin. Bergerak dengan penuh keyakinan. Bicara dengan percaya diri. Ketiga hal tadi akan sangat membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang Ada inginkan atau dukungan investasi yang dibutuhkan. Semoga sukses menyertai Anda semua.

 

Salam hangat penuh semangat.